SOLOK - Memasuki bulan April 2026, semangat pembaruan agraria terasa kental di Kabupaten Solok. Kantor Pertanahan setempat tak tinggal diam, mereka aktif mengikuti kegiatan penting yang digagas oleh Direktorat Jenderal Penataan Agraria. Melalui platform Zoom Meeting yang canggih, para pemangku kepentingan berkumpul secara virtual demi satu tujuan mulia: memperdalam pemahaman tentang petunjuk teknis penataan akses reforma agraria. Acara ini juga diselenggarakan secara langsung di Aula Kantor Pertanahan Kabupaten Solok, menciptakan atmosfer kolaborasi yang nyata, pada Senin (6/4).
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Solok, Iwan Setiawan, S.SiT, MM, memimpin langsung partisipasi timnya. Turut mendampingi para ahli di Seksi Penataan dan Pemberdayaan, Ratna Juita, S.ST, MM, dan Ranisa Rahim, SP, serta seluruh Tenaga Pendukung Kegiatan Penataan Akses Reforma Agraria. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen kuat terhadap upaya mewujudkan reforma agraria yang lebih baik di wilayah tersebut.
Fokus utama dari sosialisasi ini sangat jelas: membekali peserta dengan pemahaman mendalam mengenai seluk-beluk penataan akses reforma agraria. Mulai dari mekanisme pelaksanaan yang terperinci, tahapan kegiatan yang harus dilalui, hingga strategi pemberdayaan masyarakat yang inovatif, semuanya dibahas tuntas. Kegiatan ini melahirkan optimisme, karena pemahaman yang komprehensif ini adalah kunci utama keberhasilan.
Lebih dari sekadar acara transfer pengetahuan, kegiatan ini juga membuka ruang berharga untuk koordinasi dan penyelarasan persepsi. Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi pondasi penting dalam menyukseskan program reforma agraria yang berdampak luas. Melalui kegiatan ini diharapkan, terbangun sinergi yang akan membawa perubahan nyata bagi masyarakat.

Updates.