SOLOK - Bupati Solok, Dr. (Hc) Jon Firman Pandu, SH, secara tegas menyerukan seluruh elemen masyarakat dan para pelaku usaha di Kabupaten Solok untuk memberikan kontribusi penuh dalam gelaran Sensus Ekonomi 2026. Ia menekankan pentingnya kejujuran dan kelengkapan data yang diserahkan kepada petugas sensus, sebuah langkah krusial yang akan membentuk masa depan ekonomi daerah.
Pada Senin, 6 April, di Arosuka, Bupati Jon Firman Pandu menggarisbawahi bahwa sensus ini jauh melampaui sekadar pengumpulan angka. Ia melihatnya sebagai fondasi strategis untuk mengarahkan pembangunan daerah agar lebih tepat sasaran dan mampu menjawab denyut nadi kebutuhan masyarakat.
|
Baca juga:
Kick Off Meeting Penyusunan RKPD Tahun 2027
|
“Perencanaan pembangunan ekonomi daerah yang terarah harus didasarkan pada data yang akurat dan terpercaya, sehingga kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, ” ujar Bupati.
Menurut Bupati, Sensus Ekonomi 2026 akan menyajikan potret utuh kondisi dan potensi usaha di Kabupaten Solok, mulai dari skala mikro yang menjadi tulang punggung ekonomi, hingga usaha kecil dan besar. Gambaran komprehensif inilah yang akan menjadi kompas bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang progresif untuk Kabupaten Solok ke depan.
Dia juga berupaya menepis keraguan masyarakat untuk berbagi informasi. Bupati meyakinkan bahwa Badan Pusat Statistik (BPS) berkomitmen penuh menjaga kerahasiaan setiap data yang diberikan.
“Bapak dan Ibu tidak perlu khawatir, karena BPS menjamin kerahasiaan data yang diberikan, ” tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati Jon Firman Pandu menekankan bahwa keberhasilan sensus ini adalah cerminan dari semangat kebersamaan dan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat. Ia berharap, melalui kolaborasi ini, Kabupaten Solok dapat melangkah maju menjadi daerah yang lebih sejahtera dan berdaya saing.
“Mari kita sukseskan Sensus Ekonomi 2026 demi masa depan Kabupaten Solok yang lebih baik, baik untuk generasi saat ini maupun yang akan datang, ” tutupnya.

Updates.